Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengajak jurnalis di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengedukasi tentang literasi digital kepada masyarakat melalui sajian berita.
“Di era globalisasi ini, perkembangan dunia digital semakin pesat, oleh karena itu perlu dilakukan pemilahan informasi, dan jurnalis memiliki peran penting memberikan literasi media kepada masyarakat,” jelas Koordinator Literasi Digital Kominfo, Rizki Ameliah, Minggu (11/12).
Ia menambahkan, sebagai mana arahan Presiden Jokowi menitikberatkan kepada Kominfo sebagai garda terdepan dalam percepatan transformasi digital bangsa Indonesia, sehingga untuk mencapai visi dan misi tersebut, pihaknya berperan sebagai regulator dan fasilitator di bidang digital di Tanah Air.
“Menurut laporan yang dirilis Aliansi Jurnalis Independen (AJI) pada Juli 2021 menemukan lebih dari 20 juta orang atau 77 persen lebih dari jumlah populasi rakyat Indonesia merupakan pengguna aktif internet. Tingginya jumlah pengguna internet, dapat menciptakan peluang dan tantangan bagi jurnalis dalam menyikapi berbagai perkembangan informasi di tengah publik,” terang Rizki.
Menurutnya jurnalis memiliki kemampuan dalam mengolah dan memilah informasi dari berbagai sumber yang layak dikonsumsi publik. Ia juga meminta jurnalis untuk dapat beradaptasi dengan bijak dan cakap dalam penggunaan internet, sehingga peluang digital tidak menjadi rugi, tetapi justru dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan bangsa.
Kominfo melalui gerakan nasional literasi digital terus berkreasi untuk hadir memberikan berbagai literasi digital bagi rakyat Indonesia, dan secara khusus program ini telah berhasil menjangkau lebih dari jutaan bagi masyarakat di 514 kabupaten/kota dan 34 provinsi di Indonesia.
“Program literasi digital dilaksanakan berkesinambungan. Dari festival media digital di Palu ini adalah bagian transformasi digital,” pungkas Rizki.
(Indonesiatech)













































Komentar