• About
  • Contact
  • Advertise
  • Privacy Policy
Kabar Terbaru dari Dunia Teknologi dan Startup Indonesia
  • Startup
  • Market
  • investor
  • Kripto
  • Gadget
  • Fintech
  • Kebijakan
  • E-sport
  • Opini
No Result
View All Result
  • Startup
  • Market
  • investor
  • Kripto
  • Gadget
  • Fintech
  • Kebijakan
  • E-sport
  • Opini
No Result
View All Result
Kabar Terbaru dari Dunia Teknologi dan Startup Indonesia
No Result
View All Result
Home Startup

Memasuki Fase New Normal, Halodoc dan Good Doctor Siap Bantu Masyarakat Indonesia

Sabtu - 6 Juni, 2020
0 0
Memasuki Fase New Normal, Halodoc dan Good Doctor Siap Bantu Masyarakat Indonesia

Aplikasi Halodoc dan Good Doctor bisa dipakai untuk deteksi dini Covid-19 | Foto: indonesiabaik.id

Share on FacebookShare on Twitter

Keberadaan virus corona dan semakin meningkatnya orang yang terinfeksi Covid-19 membuat orang menjadi lebih waspada terhadap kondisi kesehatannya masing-masing. Hal ini nampak dari meningkatnya jumlah pengguna aplikasi dari startup healthtech (teknologi kesehatan) Halodoc dan Good Doctor.

Indonesia kini sedang bersiap untuk mengendurkan pembatasan dan memasuki fase baru, yakni new normal atau kenormalan baru. Kedua healthtech ini tengah bersiap membantu masyarakat Indonesia menghadapi fase baru tersebut.

ArtikelTerkait

Ini Alasan Telkomsel Investasi di Startup dan Digital Telco Company

Tutup Kantor Operasional di Indonesia, Aplikasi Zomato Masih Bisa Digunakan

Platform Gojek Bantu Digitalisasi UMKM dan Ekonomi Nasional

Halodoc telah mengamati terdapat peningkatan minat masyarakat untuk melakukan konsultasi terkait kesehatan secara online sejak awal tahun, atau sebelum terjadinya pandemi Covid-19.

“Dengan pandemi, penggunaan semakin meningkat, ini menjadi booster,” tutur Irwan Heriyanto, Chief of Medical Halodoc.

Dalam kurun waktu satu minggu sejak pemerintah mengumumkan dua kasus Covid-19 pertama di Indonesia, transaksi Halodoc meningkat higga dua kali lipat. Virus corona akan terus ada di tengah masyarakat selama vaksin belum ditemukan, sehingga masyarakat harus beradaptasi untuk hidup berdampingan dengan virus tersebut.

Irwan pun mengungkapkan bahwa saat hidup berdampigan dengan virus corona, fasilitas healthtech seperti Halodoc diperlukan sebagai media komunikasi antara pasien dengan dokter. Hal ini penting karena pasien tidak perlu langsung pergi ke rumah sakit dengan risiko penularan yang tinggi.

Adhiatma Gunawan, Head of Medical Good Doctor, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah bersiap memperbaiki kekurangan dalam sistem untuk menghadapi new normal. Selain itu, Good Doctor juga terus mengembangkan fitur dan memberi pengaruh dalam bidang kesehatan.

Jumlah pengguna Good Doctor mengalami pengingkatan sebanyak 10 kali lipat saat pandemi. Fitur yang banyak digunakan pengguna salah satunya ialah informasi terkait penyebaran Covid-19.

Pada bulan Maret 2020 lalu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) meluncurkan inovasi layanan telemedicine Check COVID-19 dengan menggandeng empat startup di Indonesia, yaitu Gojek, Halodoc, Grab dan Good Doctor.

“Pemanfaatan teknologi ini artinya memang terkait dengan upaya penanganan Covid-19. Yang pasti kita goal-nya tidak ingin Rumah Sakit menumpuk, masyarakat kebingungan,” kata Sekjen Kemenkes, Oscar Primadi pada momen penandatanganan MoU (23/3/2020).

Sebagai informasi, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia per tanggal 5 Juni 2020 sudah mencapai 29.521 kasus. Dari total ini, sebanyak 18.308 pasien masih dalam perawatan, 9.443 pasien telah sembuh, dan terdapat 1.770 kasus meninggal.

Selain kasus yang terkonfirmasi, masih ada juga kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang berjumlah 13.592 orang, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 49.320 orang.

(Indonesiatech)

Tags: Covid-19GojekGood DoctorGrabhealthtechstartup kesehatan
Next Post
Startup Turki Ciptakan Furnitur Berbahan Limbah Makanan

Startup Turki Ciptakan Furnitur Berbahan Limbah Makanan

Instagram Feed

  • 10 Tren Teknologi Startup Versi Menristek Menteri Riset dan Teknologi Menristek Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional BRIN Bambang PS Brodjonegoro memprediksikan akan ada 10 tren teknologi yang akan berkembang saat periode kenormalan baru new normal mendatang Bambang menyampaikan sepuluh tren teknologi tersebut akan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi perusahaan rintusan atau startup Indonesia Selengkapnya kunjungi indonesiatech id https bit ly 2zB2bGd startupteknologi menristek
  • Indonesia Pasar Potensial untuk Investor P2P Lending Asing Jumlah pemberi pinjaman lender asing yang menyalurkan pinjaman melalui fintech peer to peer P2P lending pada bulan April 2020 tercatat mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan OJK jumlah rekening lender asing pada bulan April 2020 jumlahnya mencapai 3 837 rekening Tumbur Pardede Kepala Bidang Kelembagaan dan Humas Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia AFPI mengatakan bahwa kemudahan berinvestasi sebagai lender melalui platform P2P menjadi salah satu alasan pasar P2P lending Indonesia banyak dilirik lender asing Selengkapnya kunjungi indonesiatech id https bit ly 2zEUWgu indonesia investor p2plending fintech
  • YLKI Akses Data Kemendagri untuk Pinjaman Online Lewati Batas Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementrian Dalam Negeri baru-baru ini membuka akses data kependudukan pada sejumlah perusahaan teknologi finansial fintech yang memiliki layanan pinjaman online Rio Priambodo Staf Bidang Pengaduan dan Hukum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia YLKI menanggapi berita tersebut dan menyampaikan bahwa dibukanya akses data kependudukan dan catatan sipil dukcapil kepada perusahaan fintech merupakan sebuah langkah yang sudah melewati batas Selengkapnya kunjungi indonesiatech id https bit ly 2YHPAta ylki kemendagri pinjamanonline fintech
  • Kejora Ventures Prediksi Startup Fintech Indonesia Tumbuh Saat Pandemi Kejora Ventures merupakan perusahaan modal ventura venture capital asal Indonesia yang baru-baru ini memiliki anak perusahaan yaitu Orbit Fund Perusahaan baru ini merupakan bentuk kerjasama antara Kejora Ventures dan SBI Holdings perusahaan layanan finansial asal Jepang Richie Wirjan VP of Investment Kejora-SBI Orbit Fund diwawancarai CNBC Indonesia perihal peluang pertumbuhan startup di tengah pandemi Covid-19 Selengkapnya kunjungi indonesiatech id https bit ly 2Y6z1YI kejoraventures startup fintech orbitfund
  • Hadapi Krisis Softbank Keluarkan Rp 42 triliun untuk Buyback Saham Sejak awal Maret 2020 Softbank telah mengumumkan rencana perusahaan untuk membeli kembali buyback sahamnya sendiri senilai US 4 7 miliar atau setara Rp66 triliun pada Maret 2021 Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kembali harga saham setelah portofolio investasi Softbank mengalami penurunan valuasi Perusahaan yang melakukan buyback saham akan menggunakan dana yang dimiliki untuk berinvestasi membeli saham perusahaannya sendiri dari publik Jika jumlah kepemilikan saham publik dalam perusahaan makin kecil maka likuiditas perusahaan akan tetap terjaga Selengkapnya kunjungi indonesiatech id https bit ly 3d6naOA krisis softbank saham portofolio investasi
  • Pandemi Covid-19 Mandiri Capital Hindari Startup yang Bakar Uang Pandemi Covid-19 yang sedang terjadi sekarang ini nampaknya tidak menghentikan para investor untuk menyuntikkan dana kepada perusahaan-perusahaan rintisan Seperti contohnya Gojek yang mendapat suntikan dana dari Google Facebook Paypal dan startup Hotel Kapsul Bobobox yang mendapat pendanaan dari Horizon Ventures dan Alpha JWC Wawancara yang dilakukan CNBC Indonesia dengan Eddi Danusaputro CEO Mandiri Capital Indonesia MCI membahas strategi pendanaan MCI di masa pandemi Edi menyatakan bahwa sebagai sebuah perusahaan modal ventura MCI harus memperhatikan time horizon utamanya untuk memperkirakan jangka waktu investasi MCI sendiri mengkategorikan perusahaannya sebagai long time investor Selengkapnya kunjungi indonesiatech id https bit ly 30JMd7F covid19 mandiri capital startup
No Result
View All Result

Twitter Timeline

Populer

  • Mengenal Moka, Fintech yang Baru Saja Diakuisisi Gojek

    Ekonom: Strategi Bisnis Gojek Mempertimbangkan Tanggung Jawab Sosial

    20 shares
    Share 20 Tweet 0
  • Crewdible Sediakan Fasilitas Pendinginan untuk Distribusi Frozen Food

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gojek, Kopi Kenangan, dan 22 Startup Indonesia Ini Dapat Kucuran Dana di Tengah Covid-19

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Startup Mantab Akselerasi Teknologi Pedagang Kopi ‘Starling’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aplikasi Digitels Mampu Mengubah Hotel Biasa Menjadi Hotel Pintar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Terkini

  • Ini Alasan Telkomsel Investasi di Startup dan Digital Telco Company
  • Tutup Kantor Operasional di Indonesia, Aplikasi Zomato Masih Bisa Digunakan
  • Platform Gojek Bantu Digitalisasi UMKM dan Ekonomi Nasional
  • Rewang, Aplikasi Penyedia Jasa ART Pertama di Indonesia
  • OJK Rilis Nama 158 Fintech Lending Terdaftar
Indonesia Tech

© 2020 indonesiatech.id - All Rights Reserved

Navigate Site

  • About
  • Contact
  • Advertise
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Startup
  • Market
  • investor
  • Kripto
  • Gadget
  • Fintech
  • Kebijakan
  • E-sport
  • Opini

© 2020 indonesiatech.id - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In